Kembali ke Blog
Insight

Keamanan Cloud: Best Practices untuk AWS, Azure, dan Google Cloud

02 Mar 2026 Idiarsosimbang 1 menit baca
Keamanan Cloud: Best Practices untuk AWS, Azure, dan Google Cloud

Migrasi ke cloud membawa tantangan keamanan baru. Pelajari shared responsibility model dan best practices untuk mengamankan infrastruktur cloud Anda.


Shared Responsibility Model

Dalam cloud computing, keamanan adalah tanggung jawab bersama antara cloud provider dan customer. Provider bertanggung jawab atas keamanan of the cloud, sementara customer bertanggung jawab atas keamanan in the cloud.

Kesalahan Konfigurasi Umum

  • S3 Bucket Public: Penyebab banyak data breach besar
  • Overly Permissive IAM: Memberikan akses berlebihan ke resources
  • Unencrypted Data: Data tidak dienkripsi saat rest maupun transit
  • Default Credentials: Menggunakan kredensial default pada services
  • Open Security Groups: Port terbuka ke 0.0.0.0/0

Best Practices Keamanan Cloud

  1. IAM: Prinsip least privilege, gunakan role-based access
  2. MFA: Wajibkan MFA untuk semua akun, terutama root/admin
  3. Encryption: Enkripsi semua data dengan KMS
  4. Logging: Aktifkan CloudTrail (AWS), Activity Log (Azure), Audit Log (GCP)
  5. Network: Gunakan VPC, private subnet, dan VPN
  6. Monitoring: GuardDuty, Security Hub, Defender for Cloud
  7. IaC Security: Scan Terraform/CloudFormation dengan checkov, tfsec

Tools Keamanan Cloud

Prowler (AWS), ScoutSuite (multi-cloud), CloudSploit, dan Steampipe adalah tools open-source yang sangat membantu untuk audit keamanan cloud.

Bagikan artikel ini
Chat Kami